SMK Negeri 1 Pasuruan

School of International Standards of SMK Negeri 1 Pasuruan Indonesia

SMK Negeri 1 Pasuruan secara public telah berhasil meresmikan pembangunan Bisnis Center ( Skensa Mart ) pertama di kota Pasuruan. Acara ini dihadiri oleh Bapak Setiyono selaku Wakil Walikota Pasuruan beserta Staffnya dan seluruh Kepala Sekolah se-Kota/Kabupaten Pasuruan.

Dengan diadakannya acara ini seluruh siswa kelas 2 dan kelas 3 diliburkan kecuali untuk mereka yang mendapat tugas mengisi acara di sela-sela peresmian Bisnis Center. Sementara untuk siswa-siswi kelas 1, diwajibkan untuk masuk dan memakai jas Almamater SMK.

Sebelum  menginjak ke peresmian Bisnis Center, para tamu undangan dipersilahkan untuk melihat penampilan dari team paduan suara UPT SMK Negeri 1 Pasuruan dan perfume menyanyi dari guru maupun murid. Selain itu tamu juga dipersilahkan untuk melihat produk-produk olahan dari setiap Kompetensi Keahlian di UPT SMK Negeri 1 Pasuruan. Mulai dari APk (Administrasi Perkantoran), KA (Kimia Analisis), sampai TKJ (Teknik Komputer Jaringan) menampilkan hasil atau produk dari kejuruannya. Peresmian Bisnis Center secara resmi telah diresmikan setelah wakil walikota memotong pita bunga di depan pintu BC.

“Persiapan yang kita lakukan sebelum BC secara resmi diresmikan oleh Wakil Walikota Pasuruan, kita menyiapkan kegiatan yang terdiri dari 2 jenis kegiatan. Yang pertama adalah Bisnis Center dan yang kedua adalah Teaching Factory yaitu perakitan laptop sekaligus pemasarannya. Dan yang saya harapkan disini, anak-anak itu punya komitmen untuk ikut ambil bagian di BC ini, agar mereka mempunyai pengalaman membuat produk dan memasarkannya. Percuma kalau kita bisa membuat suatu produk yang hebat tapi kita tidak bisa memasarkannya”. Ujar Bapak Khoirul Soleh S.Pd selaku WAKA Kesiswaan di UPT SMK Negeri 1 Pasuruan.

Di dalam pembangunan gedung BC yang baru ini, sekolah sama sekali tidak mendapat swadaya dari Pemerintah tapi kita mendapat dana swadaya dari warga sekolah. Baik lewat sumbangan dari wali murid maupun pembayaran uang sekolah. Pihak –pihak yang terlibat dalam penyuplaian barang-barang di BC ini, lebih dari 20 pihak. Diantaranya Unilever, Orang tua, Mie Bola, dll.

“Saya harap anak-anak itu punya pengalaman berwirausaha. Ya setidaknya untuk satu tahun. Nah, di BC ini nanti kita akan melatih anak-anak agar nanti kalau lulus mereka bisa bekerja dengan mudah dan tidak usah latihan lagi” Kata Pak Ari Saksono selaku Penyuplai barang-barang di BC.

Categories: Berita dan Event

Leave a Reply