Lomba Kompetensi Siswa se-Jawa Timur merupakan agenda rutin tiap tahun yang diadakan sejak SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) didirikan. Tiap tahun LKS ini diadakan dikota yang berbeda-beda. Seperti halnya LKS tahun ini. Bertempat di kota Malang, tepatnya di SMKN 1,2,3 dan 4, tiap sekolah di Jawa Timur mengirimkan siswa-siswinya untuk mengikuti agenda tahunan ini. Begitu pula sekolah kita, SMKN 1 Pasuruan mengirimkan belasan siswa-siswinya yang berprestasi di bidangnya masing-masing untuk mengikuti lomba ini.
Lomba Kompetensi Siswa yang kita bahas kali ini adalah tim bola basket atau yang lebih dikenal dengan LKS Basket Ball. Untuk LKS bola basket ini tidak jauh berbeda dengan LKS dibidang non olahraga. Hanya saja untuk LKS Kejuruan bertempat di SMKN 1,2,3 dan 4, sedangkan untuk bola basket bertempat di GOR Pertamina Brawijaya. Kompetisi ini dimulai pada tanggal 7-11 Maret 2011. Untuk cabang bola basket panitia membatasi hanya 10 orang per tim.
“Tim bola basket sebetulnya untuk tahun ini saya tidak menargetkan apa-apa dan tidak berharap apa-apa, tapi tiba-tiba kita mendapat suatu kebanggaan. Tim Bola Basket kita untuk Putri mendapat juara 2. Itu suatu kebanggaan untuk kita, padahal saya tidak menargetkan apapun. Kenapa saya tidak menargetkannya? Karena waktu itu memang tidak ada persiapan untuk tim putra maupun tim putri. Apalagi untuk tim putri, sama sekali tidak ada persiapan tapi akhirnya yang menghasilkan trophy justru tim putri. Untuk tim putra kita kalah dengan SMK Kediri.” Ujar Bapak FX. Agung TFWN (Pak Agung) selaku Pembina tim bola basket UPT SMK Negeri 1 Pasuruan.
Menurut Pak Agung, keberhasilan tim bola basket putri tidak terlepas dari kerja keras mereka selama ini. Meskipun tidak ada Pembina tetapi mereka giat untuk berlatih. Beliau juga berkata bahwa, tim putri harus mempertahankan prestasi ini karena mempertahankan lebih susah daripada merebut.
“Rencananya untuk kedepan kita akan mengirimkan siswa-siswi untuk mengikuti seleksi Nasional, dan kita sudah memilih 4 anak untuk mewakili sekolah diajang tersebut. Diantaranya 2 siswa putra putri dari kelas 1, dan 2 siswa putra putri dari kelas 2. Saya berharap mereka dapat membawa nama baik Sekolah ketingkat Nasional.” Ujar Pak Agung saat kita wawancarai di depan ruang OSIS.
Beliau juga menambahkan harapan dan pesan untuk LKS di tahun depan. Beliau berkata, untuk kegiatan selanjutnya supaya panitia lebih siap lagi dalam pelaksanaan lomba. Untuk LKS yang di Malang tahun ini dirasa kegiatannya kurang terjadwal dengan baik. Panitia sering mengubah jadwal, sehingga peserta dan Pembina kesulitan untuk menyesuaikan jadwal. Beliau juga berharap agar Persiapan LKS untuk tahun depan dipersiapkan lebih matang lagi.

